

FAQ
Temukan jawaban lengkap seputar penggunaan Lem Vinyl EFLOOR di rumah sakit — keamanan, cara pakai, jenis vinyl, hingga pembelian.
Ya, Lem Vinyl EFLOOR sangat aman untuk lingkungan rumah sakit. Berbasis air (waterbased) dan hampir tidak mengandung VOC (Volatile Organic Compounds) — yaitu senyawa kimia berbahaya yang dapat mengganggu pernapasan, kesehatan pasien, dan staf medis. Formulasi kami dirancang khusus untuk area sensitif seperti ICU, ruang operasi, kamar pasien, dan koridor rumah sakit.
Lem kuning (solvent-based) mengandung bahan kimia berbau menyengat dan kadar VOC tinggi yang berbahaya di ruang tertutup seperti ruang rawat inap atau ruang periksa. Lem Vinyl EFLOOR waterbased hampir tidak berbau, hampir bebas VOC, dan tidak memerlukan ventilasi ekstensif selama pemasangan — sehingga aktivitas rumah sakit tidak perlu terganggu secara berlebihan.
Ya. Lem EFLOOR kompatibel dengan berbagai jenis lantai vinyl rumah sakit, termasuk vinyl homogeneous (seperti Taco, Tarkett, Armstrong, LG Hausys), vinyl heterogeneous, vinyl roll, maupun vinyl tile. Produk kami telah digunakan oleh banyak kontraktor lantai rumah sakit di seluruh Indonesia.
Oleskan lem secara merata pada permukaan lantai menggunakan trowel/roskam bergigi, kemudian tunggu hingga warna lem berubah dari putih susu menjadi bening — biasanya sekitar 30 menit hingga 1 jam tergantung suhu dan kelembapan ruangan. Setelah lem terlihat bening, vinyl siap ditempelkan dan ditekan rata.
Setelah lem mengering sempurna, daya rekatnya sangat kuat dan tahan terhadap kondisi lantai yang sering dibersihkan dengan cairan pembersih maupun disinfektan ringan. Lem EFLOOR dirancang untuk area dengan intensitas penggunaan tinggi, termasuk rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya.
Lem Vinyl EFLOOR bisa didapatkan melalui WhatsApp kami, kunjungan langsung ke toko, atau melalui Shopee dan Tokopedia dengan nama toko efloor.id. Untuk proyek rumah sakit berskala besar, kami menyarankan menghubungi tim kami langsung via WhatsApp untuk konsultasi kebutuhan volume dan jenis produk yang tepat.
Keduanya cocok untuk pemasangan vinyl rumah sakit. Namun Lem EFLOOR MAX memiliki viskositas lebih tinggi (lebih kental) dan daya rekat lebih kuat — sangat ideal untuk proyek rumah sakit berskala besar, lantai dengan area luas, atau area dengan intensitas lalu lintas tinggi seperti koridor utama dan ruang IGD.
Kebutuhan lem sangat bergantung pada jenis permukaan, porositas lantai dasar, dan metode aplikasi. Secara umum, 1 kg Lem EFLOOR dapat mencakup sekitar 8–10 m² tergantung kondisi lapangan. Untuk estimasi kebutuhan proyek rumah sakit Anda, silakan konsultasikan langsung dengan tim kami agar perhitungan lebih akurat.



